Falsafah Cinta

Aku bukanlah sedang dilamun cinta, bukan juga sedang mengejar cinta. Aku juga bukanlah dikejar cinta, tapi mungkin lebih tepat kalau aku kata aku ini telah ditinggalkan cinta. FALSAFAH CINTA ini bukan lah tulisan aku, tetapi dari hatikubicara. (terima kasih sato kerana ‘kenal’kan aku pada langitmalam. Zuril, susunan kata-kata yang menarik buat saya terus membaca. Zuril kalau awak baca, mungkin ada kata-kata menarik yang saya akan pinjam, terima kasih Zuril). Aku rasa tertarik untuk meletakkannya didalam blog aku ini. Kebelakangan ini aku sering mencuri waktu lepas pejabat ku untuk melayari hatikubicara. Aku sendiri tidak tahu kenapa aku terasa untuk meneruskan pelayaran aku dari mula hingga ke akhir. Bagai terasa untuk aku mengenali seorang lelaki yang bernama GHAZ itu, walaupun aku tahu itu mustahil dan tidak mungkin. Jarang lelaki yang berjiwa begitu, atau mungkin aku yang tidak tahu. Aku berkata, bertuahnya SHA, yang pernah dicintai GHAZ. Ntah lah, aku sering bertanya, kenapa aku sendiri tidak pernah bertuah? Semua orang yang aku sayang telah hilang dari hidup aku, emak dan ayah. Ikhlas dan jujur menumpang kasih, juga ditinggalkan pergi. Dimana tuah aku? Atau aku memang dicipta tanpa tuah? Hati tetap cemburu pada mereka-mereka yang bertuah.
Sekali lagi aku kata bertuahnya SHA, tetapi Allah lebih sayangkan GHAZ, pasrah. Al-Fatihah untuk GHAZ, semoga dicucuri rahmat.

Jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita. Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untukmemegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah Cinta ... Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kau masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kau masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kau tidak mencintainya lagi, jika kau masih tidak dapat melupakannya. Cinta datang Kepada orang yang masih memiliki harapan, walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya Kepada mereka yang mempunyai keberanian keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan. Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sampai dia meninggalkan dunia dan akhirnya kau terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya. Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan di benakmu itu sekarang selagi mereka masih ada. Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, dan kita harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia tersebut. Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu menjadi emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, kemarahan menjadi rahmat. Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kau tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya. Seandainya kau ingin mencintai atau memiliki hati seseorang, ibaratkanlah seperti menyunting sekuntum mawar merah. Kadangkala kau mencium harum mawar tersebut, tetapi kadangkala kau terasa bisa duri mawar itu menusuk jari. Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kau bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu, hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kau harus membiarkannya pergi. Kadangkala kau tidak menghargai orang yang mencintai kau sepenuh hati, sehingga kau kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna penyesalan karena perginya tanpa berkata lagi. Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang dan bukan siapa dia sebelumnya. Kisah silam tidak perlu diungkit lagi, kiranya kau benar-benar mencintainya setulus hati. Hati-hati dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta PALSU. Mungkin saja pada apa yang kau sayangi atau cintai tersimpan keburukan di dalamnya dan mungkin juga pada apa yang kau benci tersimpan kebaikan di dalamnya. Cinta kepada harta artinya bakhil, cinta kepada insan adalah alami, cinta kepada diri artinya bijaksana, cinta kepada mati artinya hidup dan cinta kepada Tuhan artinya takwa. Lemparkan seorang yang bahagia dalam bercinta ke dalam laut, pasti ia akan membawa seekor ikan. Lemparkan pula seorang yang gagal dalam bercinta ke dalam gudang roti, pasti ia akan mati kelaparan. Seandainya kau dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam, tetapi tidak mempunyai perasaan cinta dan kasih, dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekedar canang yang gemericing. Cinta adalah keabadian ... dan kenangan adalah hal terindah yang pernah dimiliki.

Comments

ubisetela said…
Weh... udah2 ler layan blues tu. Ko main futsal lagi tak? kalo tak main, pegi main.. or makan coklat banyak2 bagi happy sket.

Ini blog pun dah tetiba jadi pink nih.. parah ni parah.
adenium said…
ubi,
aku dah bola tuh dok bwh tangga, ujung mgu nih plan ank main balik... coklat??? dlm fridge skang penuh cadburry, daim, ferrero roche, kit kat etc...
Anonymous said…
Salam...
Mohon ambil sesuatu di sini.

T.kasih.

Jemput singgah - http://d-hatikubicara.blogspot.com

Popular posts from this blog

Catatan Perjalanan : Perjalanan ke Beijing (I)

aku dan lagu : MIMPI YANG SEMPURNA - peter pan

Catatan Perjalanan: #UKtrip2017 #Europetrip2017 - Amsterdam